Langsung ke konten utama

Langit


              
          Sebenarnya dibalik hiruk pikuk dan kehebohan dunia. Bumi ini sangatlah indah. Kau tak perlu pergi ke gunung, pantai, ataupun tempat tempat indah yang ada dibumi untuk melihat keindahannya. Kau hanya perlu sadar, sadar bahwa kau hidup dan dapat merasakan sekitar, lalu dengan hati terbuka lihatlah ke atas dan pandanglah langit. Mungkin kau bertanya, mengapa? Mengapa harus langit? Memangnya ada apa dengan langitnya? Sungguh tidak ada apa-apa, memang hanya sebuah langit. Makanya aku bilang dengan hati yang terbuka pandanglah langit. Bukankah langit merupakan salah satu keajaiban yang selalu berada di sekitar kita. Iya, sebuah keajaiban. Paling tidak begitulah menurutku. Bagiku langit itu sebuah keindahan dengan sejuta misterinya. Saat melihat langit yang terbentang luas bagaikan tanpa ujung membuatku merasa bebas, dengan awan-awan yang menghiasi langit bertanda bahwa kita tidak sendirian dan kita saling terhubung. Namun dibalik itu semua, langit juga bagaikan menyimpan sejuta misteri. Selalu berubah-ubah dari terang hingga gelap. Dan berbagai perasaan yang berbeda yang seakan Ia perlihatkan. Juga bagaimana cara langit menyembunyikan hujan, bahkan ahli cuaca pun tak bisa memastikannya dengan pasti, itulah yang kumaksud penuh misteri. Menurutku, langit juga seakan mengeluarkan perasaan yang berbeda. Seperti langit pagi yang cerah dan terang seakan membawa semangat. Langit sore dengan paduan jingganya seakan memberikan kedamaian dan memberikan pertanda bahwa perjuangan hari ini sebentar lagi usai. Juga langit malam yang gelap dengan lautan hitamnya dan terkadang ditaburi oleh bintang-bintang juga bulan yang setia menerangi malam, seakan memberitahu bahwa hari telah usai tidurlah dan tutuplah matamu dalam gelap, dan bintang-bintang seakan mengingatkan harapan-harapan yang masih belum terwujud. Semua berulang setiap hari seperti itu, bukankah itu sebuah keajaiban? Adapun saat hujan seakan sedang menangis dan sedih lalu membawa kenangan memori masa lalu. Juga saat badai seakan langit sedang marah, hujan deras dengan angin yang kencang bagaikan sedang menumpahkan segala amarahnya, mengingatkan bahwa kita telah banyak merusak bumi. Lalu bagaimanakah menurut kalian? Apa bagian terindah di bumi menurut kalian, dan mengapa?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menentang Hijab, Aktivis Wanita Tak Berbusana Depan Umum

Aktivis wanita di Iran melakukan aksi unjuk rasa dengan sangat menggegerkan. Bagaimana tidak? Para aktivis wanita ini melakukan aksi menentang hijab dengan tanpa busana di Stockholm. Mereka menuliskan slogan-slogan penolakan pada tubuh mereka. Beberapa slogan yang mereka pakai yaitu “saya telanjang untuk protes” dan “katakan tidak untuk hijab” Para anggota Partai Komunis Iran dan Organisasi Melawan Kekerasan Terhadap Perempuan di Iran mendedikasikan aksi mereka dalam memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Unjuk rasa aktivis wanita ini bahkan menolak undang-undang syariat di Mesir. Mereka mengatakan “undang-undang bukanlah syariat” Memang boleh menyampaikan pendapat, namun apakah kita harus melupakan atas kebebasan beragama? Seorang wanita muslim diwajibkan untuk mengenakan hijab setiap hari. Tentunya ini ada maksud dari agama. Ketika seorang akhwat mengenakan hijab maka insya Allah kehormatannya akan dijaga oleh Allah swt.

P3K, Mie Solusinya

Istilah P3K atau biasa kita kenal dengan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan memang sudah memasyarakat. Namun, berbeda dengan istilah P3K yang lainnya yaitu Pertolongan Pertama Perut Keroncongan. Biasanya dalam keadaan terbatas tentu tidak ada makanan, maka dari itu ortang senang dengan makanan instan, misalnya adalah mie. Cara pembuatan mie pun tidaklah sulit. Peralatan yang kita butuhkan tidak banyak, kita hanya memerlukan panci, mangkuk, dan sendok. Cara membuatnya adalah merebus mie itu 2-3 menit. Setelah itu membuka bumbu dan tuang ke atas mangkuk.Selanjutnya mie dituang ke mangkuk yang telah diberi bumbu dan aduk hingga rata.

Tegakkan Syariat Ayo!

“Suatu ketika ada seorang akhwat sedang melewati sebuah perkampungan. Orang-orang di kampung itu datang dan menarik hijab dari sang akhwat itu. Terbukalah rambutnya. Datang seorang laki-laki bermaksud untuk melindungi akhwat tadi. Karena kesal orang-orang di kampung itu memukul laki-laki tadi hingga meninggal. Mendengar hal itu, Rasulullah saw langsung datang dengan membawa pasukan perang.” Mari kita ambil hikmah dari potongan cerita tadi. Islam dalam menegakkan syariatnya sangatlah tegas. Apalagi yang berhubungan dengan kehormatan seseorang. Bukti dari tegasnya Islam dalam menegakkan agama, ketika Rasulullah langsung akan memerangi orang di kampung itu. Seorang akhwat tadi yang kehormatannya dilecehkan dengan membuka auratnya menjadi padangan kritis oleh Rasulullah. Mari tegakkan agama kita! Allahu Akbar!
Cool Neon Green Outer Glow Pointer