Dewasa ini kita melihat serta mendengar kekeringan melanda di seluruh dunia. Hujan datang tak menentu menyebabkan semakin parahnya kekeringan yang terjadi. Sohib KM tahukah apa penyebab dari bencana ini?
Perubahan iklim belakangan ini yang telah menyebabkan terjadinya berbagai bencana kekeringan. Perubahan iklim adalah kenaikan suhu rata-rata bumi akibat aktivitas manusia pada 100 tahun terakhir yang jauh melampaui batas daya tahan bumi.
Secara kasat mata kita tidak mengetahui apakah telah terjadi perubahan iklim pada bumi ini. Menurut ilmuwan, ada beberapa indikator telah terjadinya perubahan iklim yaitu,
- Kenaikan suhu rata-rata permukaan bumi
- Kenaikan tinggi permukaan laut
- Kenaikan jum karbondioksida (CO2) di atmosfer
- Melelehnya es di Kutub Utara dan Kutub Selatan
Sohib KM tentunya sering mendengar tentang "pemanasan global" kan? Ternyata penyebab terjadinya perubahan iklim ini adalah akibat dari pemanasan global. Pemanasan global adalah kian memanasnya suhu rata-rata bumi. Ini terjadi akibat terperangkapnya sinar matahari oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Kejadian inilah yang sering kita sebut efek rumah kaca atau Green House Effect.
Gas-gas rumah kaca tidak seutuhnya jahat, sebenarnya fungsi utamanya adalah untuk menjaga agar suhu bumi tetap hangat. Namun, apabila melampaui bataslah yang mengakibatkan menjadi berbahaya. Gas-gas rumah kaca sebenarnya sangatlah banyak, yang sering kita dengar adalah CO2. Ternyata CO2 hanyalah 1 dari 6 gas yang sangat berpengaruh terhadap pemanasan global. Sohib KM pada tau ga? Ini nih 6 gas yang sangat berpengaruh,
- Karbondioksida (CO2) berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan kebakaran hutan.
- Metana (CH4) berasal dari pembusukan tanaman dan kotoran hewan, industri minyak dan gas, sampah kota, dan limbah cair industri.
- Perfluorokabron (PFC) berasal dari industri elektronika.
- Dinitrogenoksida (N2O) dihasilkan oleh pemakaian pupuk dan pembakaran bahan bakar fosil.
- Sulfur Heksafluorida (SF6) berasal dari gas dielektrika untuk aplikasi tegangan tinggi.
- Hidrofluorokarbon (HFC) beasal dari refrigeran pendingin (AC)
Gas-gas tadi dapat bertambah jumlahnya jika kita melakukan aktivitas berikut yaitu,
- Penggunaan kendaraan bermotor
- Penggunaan listrik berbahan dasar fosil
- Pemanfaatan hutan yang tidak berkelanjutan
- Pengelolaan sampah yang kurang baik
- Pertanian dan peternakan yang limbahnya tidak ditangani dengan baik.
So? apa yang harus kita lakukan? Sohib KM punya saran ga? Karena bumi kita sudah berubah menjadi panas, tentunya kita juga harus berubah untuk menjadikan suhu bumi normal kembali. Ingat! KM mau ngasih tau nih, berubah itu ada 2 macam. Ada yang tau?
- Adaptasi, yaitu menyesuaikan diri kita terhadap perubahan iklim.
- Mitigasi, yaitu mencegah agar gas-gas rumah kaca tidak terus bertambah.
Untuk melaksanakan mitigasi ada caranya. 9 Kegiatan-kegiatan ini dapat mendukung pengurangan gas-gas rumah kaca, ayo cari tahu....
- Mematikan lampu dan alat elektronik lain kalau tidak digunakan.
- Berjalan kaki atau bersepeda kalau tujuannya dekat.
- Sebisa mungkin memakai produk-produk lokal
- Mengurangi sampah dengan membawa tas belanja sendiri
- Tidak membuang-buang makanan yang bisa menambah sampah.
- Hemat kertas. Hemat tisu.
- Hemat listrik dengan mengurangi bermain game dan menonton televisi.
- Tidak terlalu sering membuka tutup kulkas dan tidak menaruh makanan atau minuman panas ke dalamnya
- Menanam dan memeihara pohon di sekitar rumah.
Terakhir 1 pesan dari KM untuk semua sohib KM,
Ayo Kita Berubah, Selamatkan Bumi Kita !!!
Komentar
Posting Komentar
Berikan saran dan masukan untuk penulis agar lebih baik dalam menulis dengan memerhatikan tutur kata yang baik.
Bagi pembaca yang berkenan dengan infonya, silakan follow, serta bookmark blog ini.
Terima Kasiih