Langsung ke konten utama

(Contoh Paragraf Deskriptif) Suasana Shubuh

Dear! pemabaca setia NHD. Dari hasil ngotak-ngatik catetan minggu lalu, ketemu juga ni, ada contoh  buat paragraf deskriptif hehe.. Namanya juga belajar, sorry yaa kalo jelek. Selamat membacaa!!


Fajar menyapa, terdengar suara seorang lelaki mengumandangkan lantunan suara yang tidak lain ialah adzan. Suara ini terdengar dari arah barat rumahku. Aku terbangaun dari tidurku untuk mendirikan shalat. Ku mencari saklar lampu yang terletak di sudut ruangan kamarku dekat pintu. Kulihat sisi kanan dan sisi kiri kamarku berserakan buku-buku pelajaran tentang kimia yang kupelajari semalam. Secepat mungkin aku mengambil wudhu. Setelah itu aku mengambil pakainan terbaikku untuk shalat di lemari bajuku yang berada di sebelah tempat tidurku. Baju yang kuambil berwarna putih, dengan motif di bagian depan, ku kenakan sarung dengan bahan kain katun dengan warna coklat milikku.
Di perjalanan aku berjalan sendiri menatap pemandangan shubuh hari. Angin berhembus dingin menusuk kulitku sampai ke tulang. Pohon bergerak merasakan kencangnya serta dinginnya angin. Banyak orang-orang berjalan cepat menuju masjid dengan mengenakan pakain terbaik mereka. Ada yang berwarna putih, biru, coklat, serta lengkap dengan peci yang mereka kenakan.
Sampai masjid aku melihat di sudut-sudut masjid terdapat lemari tempat menyimpan Quran. Bergegas aku mengambil sebuah Quran dengan dengan ukuran sedang bersampul hijau. Kulihat banyak orang-orang membaca quran di tiap sudut masjid. Aku mengambil posisi dekat jendela sebelah utara masjid. 10 menit kemudian iqamah dikumandangkan. Jamaah shalat shubuh pagi ini ada 5 shaf, aku mendapatkan shaf ke 2. Seorang lelaki bertubuh tinggi kekar maju ke tempat imam. Ia mengenakan peci putih, baju koko putih, dan celana hitam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menentang Hijab, Aktivis Wanita Tak Berbusana Depan Umum

Aktivis wanita di Iran melakukan aksi unjuk rasa dengan sangat menggegerkan. Bagaimana tidak? Para aktivis wanita ini melakukan aksi menentang hijab dengan tanpa busana di Stockholm. Mereka menuliskan slogan-slogan penolakan pada tubuh mereka. Beberapa slogan yang mereka pakai yaitu “saya telanjang untuk protes” dan “katakan tidak untuk hijab” Para anggota Partai Komunis Iran dan Organisasi Melawan Kekerasan Terhadap Perempuan di Iran mendedikasikan aksi mereka dalam memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Unjuk rasa aktivis wanita ini bahkan menolak undang-undang syariat di Mesir. Mereka mengatakan “undang-undang bukanlah syariat” Memang boleh menyampaikan pendapat, namun apakah kita harus melupakan atas kebebasan beragama? Seorang wanita muslim diwajibkan untuk mengenakan hijab setiap hari. Tentunya ini ada maksud dari agama. Ketika seorang akhwat mengenakan hijab maka insya Allah kehormatannya akan dijaga oleh Allah swt.

P3K, Mie Solusinya

Istilah P3K atau biasa kita kenal dengan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan memang sudah memasyarakat. Namun, berbeda dengan istilah P3K yang lainnya yaitu Pertolongan Pertama Perut Keroncongan. Biasanya dalam keadaan terbatas tentu tidak ada makanan, maka dari itu ortang senang dengan makanan instan, misalnya adalah mie. Cara pembuatan mie pun tidaklah sulit. Peralatan yang kita butuhkan tidak banyak, kita hanya memerlukan panci, mangkuk, dan sendok. Cara membuatnya adalah merebus mie itu 2-3 menit. Setelah itu membuka bumbu dan tuang ke atas mangkuk.Selanjutnya mie dituang ke mangkuk yang telah diberi bumbu dan aduk hingga rata.

Tegakkan Syariat Ayo!

“Suatu ketika ada seorang akhwat sedang melewati sebuah perkampungan. Orang-orang di kampung itu datang dan menarik hijab dari sang akhwat itu. Terbukalah rambutnya. Datang seorang laki-laki bermaksud untuk melindungi akhwat tadi. Karena kesal orang-orang di kampung itu memukul laki-laki tadi hingga meninggal. Mendengar hal itu, Rasulullah saw langsung datang dengan membawa pasukan perang.” Mari kita ambil hikmah dari potongan cerita tadi. Islam dalam menegakkan syariatnya sangatlah tegas. Apalagi yang berhubungan dengan kehormatan seseorang. Bukti dari tegasnya Islam dalam menegakkan agama, ketika Rasulullah langsung akan memerangi orang di kampung itu. Seorang akhwat tadi yang kehormatannya dilecehkan dengan membuka auratnya menjadi padangan kritis oleh Rasulullah. Mari tegakkan agama kita! Allahu Akbar!
Cool Neon Green Outer Glow Pointer